Hari Guru Nasional di SMAN78

Tanggal 25 November 2009 Peringatan hari guru nasional ke-64 dilaksanakan di SMA Negeri 78 Jakarta dengan sederhana namun penuh hikmat.  Bapak Drs. H. Wanter, M.Hum. Sebagai inspektur upacara dalam sambutannya menekankan beberapa hal penting akan arti dan makna peringatan tersebut. Guru sebagai pejuang-pejuang tanpa tanda jasa merupakan pahlawan yang tidak pernah menuntut untuk dihargai dan dihormati, akan tetapi mereka berharap bagaimana perjuangannya dapat dinikmati oleh peserta didik dalam memanfaatkan semua ilmu yang telah diberikan untuk kepentingan dan kejayaan nusa dan bangsa.

Bahwa tugas guru tidak semata hanya mengajar atau mentransfer ilmu pengetahuan akan tetapi bagaimana guru mendidik anak-anak bangsa agar memiliki karakter dan budi pekerti yang baik, dapat mengimplementasikan ilmu dan pengetahuannya agar dapat menjadi manusia yang bermartabat di tengah-tengah era globalisasi dan dekadensi moral saat ini.

Dengan adanya Undang-Undang Guru dan Dosen pemerintah berusaha untuk memperhatikan dan menghargai profesionalisme dan kesejahteraan para guru. Sebab menurut  Bapak Drs.H.Wanter, M.Hum. Mustahil rasanya mengharapkan suatu bangsa atau negara dapat maju tanpa memperhatikan kesejahteraan guru. Tidak ada di dunia ini negara yang tidak memiliki guru oleh sebab itu hari guru juga diperingati oleh semua negara-negara di dunia. Di negara tetangga kita Malaysia saja kesejahteraan gurunya cukup baik dibandingkan dengan di  Indonesia meskipun sesungguhnya mereka pada awalnya banyak belajar dari negara kita.

Oleh sebab itu dengan mulai diperhatikannya kesejahteraan guru di Indonesia sudah selayaknya guru lebih meningkatkan profesinalisme serta kompetensi keilmuannya sebagai bentuk rasa tanggung jawab terhadap profesinya.

Harapan beliau terhadap siswa-siswi yang telah berhasil menerima transfer ilmu yang telah diberikan guru-guru mereka dapat mengamalkannya  kepada nusa dan bangsa. Jika mereka telah berhasil dalam kehidupannya tidak akan pernah melupakan semua jasa-jasa yang telah diberikan oleh guru-guru mereka.

Pelaksanaan hari guru ke-64 di SMA Negeri 78 lebih istimewa lagi sebab semua petugas upacara adalah para guru, dengan semangat yang tinggi laksana PASKIBRA di Istana negara telah memberi arti akan semangat dan arti sebuah perjuangan dalam menciptakan calon-calon pemimpin bangsa.

Selamat hari guru, Tetap Semangat wahai para guru.....maju terus pantang mundur.