BAHAN SOSIALISASI UJIAN NASIONAL
A. Pengertian:
Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik secara nasional pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Penilaian dilakukan oleh:
· Pendidik (guru) melalui tes, pengamatan, ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, tugas-tugas
· Satuan Pendidikan (Sekolah-Dewan Guru) melalui Ujian Sekolah (tertulis-praktik), penilaian sikap/akhlak mulia dan kepribadian
· Pemerintah melalui Ujian Nasional
B. Landasan:
- Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas
- Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang SNP
WORKSHOP PENYUSUNAN SILABUS, RPP, PERANGKAT ASSESMENT DAN WORKSHEET TANGGAL 15 S.D 17 JANUARI 2010
RINTISAN SEKOLAH BERSTANDAR INTERNASIONAL - SMA NEGERI 78 JAKARTA BARAT

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menjelaskan dalam Pasal 61 ayat (1) bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu sekolah pada jenjang pendidikan menengah menjadi Sekolah bertaraf Internasional.
Sekolah bertaraf Internasional adalah sekolah yang sudah memenuhi seluruh standar nasional pendidikan dan diperkaya dengan mengacu pada standar pendidikan salah satu negara anggota OECD (Organization of Economic Cooperation and Development) atau negara maju yang mutu pendidikannya tinggi.
Presiden SBY Hadiri Puncak Peringatan Hari Guru
PADESU 78 turut memeriahkan acara
Selasa, 1 Desember 2009 - 15:24 wib
Amirul Hasan - Okezone

JAKARTA - Puncak peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-64 yang diselenggarakan di Tennis Indoor Senayan, dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.
Presiden memasuki tempat acara tepat pada pukul 15.00 WIB, didampingi oleh Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.
Nampak pula sejumlah anggota Kabinet Indonesia Bersatu jilid dua seperti Menkominfo Tifatul Sembiring, Menpera Suharso Monoarfa dan Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih yang tiba lebih awal.
Peringatan Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November ini mengambil tema "Memacu Peran Strategis Pemerintah, Pemda, Masyarakat dan Guru dalam Mewujudkan Guru Profesional, Sejahtera, Bermartabat, dan Terlindungi".
Kelompok Paduan suara SMA Negeri 78 (PADESU 78) dalam acara tersebut berkenan menyanyikan beberapa buah lagu untuk turut memeriahkan acara peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-64. Bapak Drs. Wanter, M.Hum. Kepala SMA Negeri 78 bersyukur dan berbangga hati terhadap prestasi siswa-siswi yang telah dipercaya oleh Dinas Pendidikan turut serta memeriahkan acara yang dihadiri langsung oleh bapak Kepala Negara dan para pejabat pemerintahan tersebut.
Terus maju PaDeSu 78....
Dikau menjadi kebanggaan kami semua ...
Tanggal 25 November 2009 Peringatan hari guru nasional ke-64 dilaksanakan di SMA Negeri 78 Jakarta dengan sederhana namun penuh hikmat. Bapak Drs. H. Wanter, M.Hum. Sebagai inspektur upacara dalam sambutannya menekankan beberapa hal penting akan arti dan makna peringatan tersebut. Guru sebagai pejuang-pejuang tanpa tanda jasa merupakan pahlawan yang tidak pernah menuntut untuk dihargai dan dihormati, akan tetapi mereka berharap bagaimana perjuangannya dapat dinikmati oleh peserta didik dalam memanfaatkan semua ilmu yang telah diberikan untuk kepentingan dan kejayaan nusa dan bangsa.
Kepala Sekolah

Drs.H.Wanter,M.Hum
Kepala SMA Negeri 78 Jakarta
Pengumuman
Kampung Betawi di SMAN 78
Demikian tema yang diangkat oleh Panitia Pelepasan siswa kelas XII tahun 2008 "Tanggal 16 Juni 2008 pukul 8.00 suara alunan musik dedengkot Betawi H. Benyamin Suaeb dan Ida Royani menggema di SMAN 78".
SMA Negeri 78 Jakarta, berlokasi di Jl. Bhakti IV/1, Kompleks Pajak, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Indonesia, menempati tanah seluas 10.874 meter persegi, dengan rincian : Bangunan seluas 4.768 meter, halaman dan taman seluas 2.423 meter, lapangan olah raga seluas 1.584 meter, kebun seklah seluas 725 meter dan lain-lain seluas 1.347 meter. Kurikulum yang digunakan, adalah kurikulum KTSP G-78, dengan mengacu pada krangka dasar dan struktur kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan kegiatan ekstrakurikuler dikoordinasikan oleh OSIS yang didalamnya terdapat berbagai aktivitas siswa, seperti : Baca tulis Al-Qur’an, Paskibra, Paduan Suara, Kelompok Ilmiyah Remaja (KIR), Palang Merah Remaja (PMR), Jurnalistik, Fotografy, Seni Drama, Dance, Prapala, Bulu Tangkis, Basket, Volly, Sepak Bola,Tae Kwon Do, Perisai Diri, Pramuka dan Karate.Guru Pengajar SMA Negeri 78 Jakarta, berjumlah 82 orang dengan rata-rata pendidikan S1, dan pegawai sebanyak 31 orang dengan rata-rata pendidikan SLTA.













